+ Iklan Baris Online     + Lowongan Kerja
/ Home / News / Sulsel  /
Share |

Polres Bentuk Tim Khusus
Ungkap Pelaku Perampokan Pengusaha
Sabtu, 13 Maret 2010 | 01:27 WITA

Bulukumba, Tribun - Kepolisian Resor (Polres) Bulukumba membentuk tim khusus untuk mengungkap pelaku perampokan di Kecamatan Bonto Bahari, Bulukumba, Rabu (10/3) lalu. Juga kasus lain, seperti hipnotis dan pencurian ternak.

Pada kasus ini, korban adalah pengusaha bahan bangunan, Sukardi. Warga Pasarayya, Kelurahan Sapolohe, Kecamatan Bonto Bahari ini kehilangan uang tunai Rp 106 juta.
Empat perampok yang masuk rumah setelah  merusak pintu dapur ini leluasa menggasak uang dari brankas, setelah mengancam pemilik rumah dengan parang.
Mereka juga mempreteli perhiasan emas yang dikenakan istri Sukardi berupa kalung dan gelang senilai 500 gram.
Untuk mengungkap kasus ini, polres setempat membentuk tim khusus. Hal ini dikemukakan 
Kasatreskrim Polres Bulukumba, AKP Jawaluddin, kepada wartawan, Jumat (12/3).
Menurutnya, tim ini melibatkan anggota Polsek Bonto Bahari, Polres Bulukumba, dan anggota polres lintas kabupaten.
Sebelumnya, Polres Bulukumba telah bekerja sama dengan kepolisian kabupaten tetangga untuk mempersempit ruang gerak kawanan perampok ini.

Aksi Hipnotis

Sebelumnya, sepanjang Januari hingga Februari 2010 lalu, beberapa warga mengaku menjadi korban hipnotis. Diperoleh informasi, ada pelaku hipnotis itu tertangkap di Kendari,  Sultra.
Polisi setempat juga direpotkan oleh maraknya pencurian ternak (curnak). Sejauh ini, polisi sudah menangkap tiga tersangka. Curnak ini diduga melibatkan pelaku lintas kabupaten.
Jawaluddin menegaskan, kasus-kasus ini akan segera terungkap dalam waktu dekat.  "Kami sedang berusaha, tunggu saja hasilnya dalam waktu dekat," katanya. (cr5)

Pelaku Lebih dari Empat

MENGENAI perampokan yang menimpa Sukardi, polisi menyebutkan, pelakunya lebih dari empat orang.
Sebelumnya, korban mengemukakan, perampok yang masuk ke rumahnya sebanyak empat orang bersenjatakan parang. Tiga diantaranya menggunakan logat Madura.
Berdasarkan hasil penyelidikan, polisi menyebutkan, pelakunya bukan hanya empat. 
"Saat empat perampok masuk ke dalam rumah  korban, ada beberapa di luar rumah yang berjaga," kata AKP Jawaluddin.
Polisi memperoleh informasi dari Sukardi, ketika keempatnya akan keluar rumah, korban
mendengar suara lain di luar rumah.
Keluarga Sukardi dikabarkan baru saja menerima arisan keluarga, sehari sebelumnya. Hal ini makin menguatkan dugaan polisi, ada orang yang tahu kondisi rumah itu sebagai penunjuk jalan. (cr5)
 

Tribun Timur
Lebih Interaktif, Lebih Akrab

Redaksi: 081.625.2233 (SMS), tribuntimurcom@yahoo.com, Facebook Tribun Timur Berita Online Makassar, twitter.com/tribuntimur
Sirkulasi: 081.625.2266 (SMS)
Iklan: 0411 (8115555)

( Muh Izzat Nuhung)

Dibaca 48 Kali
komentar
Name
Email
Alamat
Komentar
Security Code
© 2008 Kompas Gramedia. All rights reserved