+ Iklan Baris Online     + Lowongan Kerja
/ Home / Ekbis / Probis  /
Share |

Bosowa-CTI Kerja Sama Investasi Semen
Jumat, 12 Maret 2010 | 02:05 WITA

Jakarta, Tribun - Managing Director Bosowa Corporation, Sadikin Aksa, menandatangani nota perjanjian kerja sama dengan Chief Executive Officer CTI Group Inc, Mazen M Djajani, di Jakarta, Kamis (11/3). Penandatanganan perjanjian kerja sama ini disaksikan pendiri Bosowa Aksa Mahmud.

Kerja sama ini untuk mengembangkan bisnis semen Bosowa, yang diawali dengan penempatan investasi CTI secara bertahap pada PT Semen Batam, pabrik penggilingan semen milik Bosowa Corporation.
Dengan Perjanjian kerja sama yang difasilitasi Arqaam Capital, sebuah lembaga yang bertindak sebagai financial advisor bagi CTI ini, CTI menjadi investor timur tengah pertama di industri semen Indonesia.
"Kerjasama ini akan menjadi tonggak perjalanan bisnis Semen Batam dan bisnis semen Bosowa pada umumnya. Keunggulan CTI, yang merupakan trader semen dan clinker terbesar di kawasan teluk dan berbasis di Yordania dan diyakini akan meningkatkan daya saing Semen Batam, yang memiliki kapasitas produksi 1,2 juta ton per tahun," ujar Sadikin Aksa, Managing Director, Bosowa Corporation.
Sadikin menambahkan, Bosowa melihat transaksi kerja sama ini dapat mensinergikan utilisasi perusahaan sehingga mempunyai daya saing yang kuat khususnya untuk Batam dan di tingkat regional.
Bosowa Corp ke depan, jelas Sadikin, diharapkan dapat memiliki keunggulan untuk menjadi pemain semen global seiring dengan tren peningkatan konsumsi semen dunia yang rata-rata mencapai lima persen.
 Kerja sama ini, katanya,merupakan langkah awal atas rencana korporasi Bosowa yang akan melepas 20 persen sahamnya di PT Semen Batam melalui pasar modal. Nilai perusahaan Semen Batam diperkirakan mencapai Rp 600 miliar.


CTI Perkuat Perdagangan Semen
Sementara Chief Executive Officer CTI,  Mazen M Djajani, mengatakan, Semen Batam termasuk salah satu pemain yang memimpin pasar di Sumatera.
"Investasi ini merupakan rencana strategis kami untuk mengembangkan diversifikasi di industri semen yang akan memperkuat bisnis inti di perdagangan semen, klinker, serta transportasi," jelas Mazen Djajani.
Nilai tambah CTI di kawasan regional juga akan meningkat dan perusahaan ini akan memanfaatkan kekuatan sinergi ini untuk lebih meningkatkan daya saing Semen Batam baik di Indonesia maupun regional
Djajani mengatakan, Arqaam Capital telah memfasilitasi CTI untuk menggali berbagai kemungkinan pengembangan bisnisnya di Indonesia.
Keunggulan Arqaam dalam penanganan berbagai transaksi lintas regional seperti restructuring, menjadi dasar atas keberhasilan kerja sama ini.
"Transaksi ini merupakan cermin dari keunggulan kami di kawasan timur tengah dan dunia internasional untuk mengeksekusi berbagai tersanski lintas kawasan" ujar Executive Director Arqaam Capital, Tamer Makary.(ba)


 Tentang Bosowa Corporation
Bosowa didirikan pada tahun 1973 oleh Aksa Mahmud, salah satu pengusaha terkemuka dan tokoh masyarakat dari Kawasan Timur Indonesia. Bosowa Corporation didirikan sebagai perusahaan induk Kelompok Usaha Bosowa yang saat ini dipimpin oleh Erwin Aksa selaku Direktur Utama dan merupakan putra tertua dari pendiri Bosowa. Bidang usaha Bosowa Corporation terdiri dari berbagai lini usaha seperti semen, otomotif, property, infrastruktur dan saat ini sedang merencanakan untuk mengembangkan usahanya ke sektor pertambangan, perkebunan dan kehutanan.

Tentang Semen Batam dan CTI
Semen Batam di Kampung Baru, Batam, Kepulauan Riau merupakan pabrik penggilingan eemen milik Bosowa yang diresmikan 2 Desember 2008.
PT Semen Batam memiliki kapasitas produksi sebesar 1,2 juta ton per tahun dan pabrik ini dilengkapi peralatan yang memiliki keunggulan teknologi dari Jerman, China, dan Indonesia.
Pabrik ini dilengkapi dengan pelabuhan bongkar muat yang mampu disandari kapal laut sebesar 30 ribu ton dengan panjang dermaga sekitar 150 meter.
Pabrik penggilingan semen ini juga memiliki dua buah storage yang mampu menampung 75 ribu ton clinker dan 20 ribu ton gysum serta trass sebagai materi pembuatan semen. Pabrik ini juga memiliki dua fasilitas bulk loading dan dua alat pengepakan yang mampu memproduksi 2,500 ton per hari.
Sedangkan CTI yang didirikan tahun 1990 merupakan perusahaan trader semen dank linker yang berbasis di Amman, Yordania. CTI telah menjadi pionir pada industri semen regional  saat ini karena peningkatan kinerja, pangsa pasar, dan asset yang berkesinambungan.(ba)
 

Tribun Timur
Lebih Interaktif, Lebih Akrab

Redaksi: 081.625.2233 (SMS), tribuntimurcom@yahoo.com, Facebook Tribun Timur Berita Online Makassar, twitter.com/tribuntimur
Sirkulasi: 081.625.2266 (SMS)
Iklan: 0411 (8115555)

( Muh Izzat Nuhung)

Dibaca 146 Kali
komentar
Name
Email
Alamat
Komentar
Security Code
© 2008 Kompas Gramedia. All rights reserved