+ Iklan Baris Online     + Lowongan Kerja
Share |

Hasil CPNS 2009 Sesuai Rangking
Senin, 21 Desember 2009 | 02:00 WITA

* Untuk Pemprov Sulsel dan Pemkot Makassar * Hasil Pemeriksaan LJK dari Unhas Sudah di Tangan Pemda * Diumumkan Serentak 23 Desember di Surat Kabar * Masih Ada Tes Kompetensi untuk Formasi Guru

Makassar, Tribun - Hasil ujian calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2009 di jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) dan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar akan merujuk pada peringkat nilai atau rangking pemeriksaan lembar jawaban kerja (LJK) yang diperiksa di Universitas Hasanuddin.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulsel Andi Murny Amin Situru dan Kepala BKD Kota Makassar Sittiara mengungakapkan hal tersebut secara terpisah, Minggu (20/12) malam, saat dimintai komentarnya seputar persiapan pengumuman hasil seleksi CPNS, Rabu(23/12) lusa.
"Kami menjamin mekanisme seleksi ini berlansung fair dan tidak ada intervensi karena yang memeriksa adalah pihak Unhas dan panitia merujuk pada hasil yang sudah diberikan oleh Unhas. Kita berharap semuanya berjalan lancar sampai pengumuman nanti," kata Murny via telepon.
Menurut Murny, bagi daerah yang memiliki  formasi guru bahasa Inggris dan pendidikan jasmani (olahraga) masih akan ada tes kompetensi sesuai dengan bidang tugas masing-masing. Namun khusus di pemprov, tidak ada formasi untuk tenaga pendidik namun hanya menerima tenaga kesehatan dan tenaga teknis. 
Sekitar 100 ribu peserta mengikuti seleksi CPNS di jajaran pemda yang ada di Sulsel. Sementara formasi yang tersedia tak lebih dari 10 ribu untuk 23 kabupaten/kota ditambah dengan pemprov, di luar CPNS yang direkrut melalui jalur honorer.

Di Media

Pengumuman hasil seleksi CPNS akan disampaikan melalui surat kabar untuk mengindari adanya antrean atau tumpukan massa di kantor pemda. Sittiara mengatakan, pengumuman melalui media sudah berlangsung dalam beberapa tahun terakhir dan dianggap efektif.
Dia menambahkan, hasil pemeriksaan dari Unhas tidak akan diutak-atik lagi karena pihak pemkot akan mengumumkannya sesuai rangking. Peminat CPNS di pemkot sebanyak 8.189 orang naun  yang hanya mengikuti tes pada 12 Desember lalu pekan hanya 5.712 orang. Ada 2.477 pendaftar yang tidak ikut tes.
Sittiara dan Murny juga kembali mengingatkan agar para pendaftar dan keluarganya tidak mudah terpengaruh dengan bujuk rayu pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab yang mencoba memanfaatkan kesempatan ini meraup keuntungan dengan iming-iming bisa meluluskan asal mereka mendapat imbalan.
"Hasil pemeriksaan dari Unhas memang sudah namun masih dalam keadaan tersegel. Tidak seorang pun yang mengetahui hasil nilai yang dikirim oleh Unhas karena sifatnya sangat rahasia," tambah Murny.

Di Jakarta
Tak semua hasil pemeriksaan LJK CPNS Sulsel ditangani Unha. Hasil ujian seleksi penerimaan CPNS Kota Parepare, misalnya, ditangani oleh Universitas Indonesia (UI) di Jakata.
Hasil tersebut telah tiba di Kota Bandar Madani, sejak, Sabtu (19/12). Proses pemeriksaan hasil ujian ini selama beberapa hari di Jakarta ikut dipantau beberapa elemen masyarakat dan media yang sengaja dibiayai Pemkot Parepare ke Jakarta.
Rombongan dipimpin Wakil Wali Kota Parepare, A Sjamsu Alam. Kepala BKD Parepare, Ramadhan Umasangaji, kemarin, mengatakan pihaknya sudah  melihat langsung amplop hasil pemerisaan tersebut. "Berkasnya tetap tersegel," katanya.
Menurut Ramadhan, Senin (21/12) malam, dokumen hasil ujian CPNS itu
akan dibuka dan disortir oleh BKD dengan mengundang unsur kepolisian, elemen masyarakat, DPRD, dan pejabat setempat sebagai saksi.
 Mengenai posisi hasil LJK tes CPNS, Ramadhan mengakui tidak mengetahui tempat penyimpanannya.
"Setahu saya Pak Wakil Wali Kota (Wawali) yang mengamankan karena beliau yang membawa dan memperlihatkan langsung saat tiba di Parepare," katanya.
Ramadhan memastikan pengumuman hasil ujian CPNS itu sesuai jadwal awal, 23 Desember.
Hal senada dikemukakan pejabat pelaksana Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Parepare, M Hatta Buroncong, terkait keberadaan dokumen itu. "Pak Wawali saya lihat yang pegang. Semuanya diserahkan ke Pak Wawali," ujar Hatta. Hatta juga sudah melihat dokumen yang tersegel itu. 
Sedangkan Kapolresta Parepare AKBP M Pratama Adiyasastra mengaku tidak tahu menahu jika hasil ujian CPNS itu sudah ada di Parepare.
"Kita belum terima itu. Belum ada penyerahan," katanya.
Menurutnya, jika ada penyerahan dokumen negara seperti itu, maka akan diamankan di ruang  khusus di polresta setempat. (rip/rex/opi)

Tribun Timur, Selalu yang Pertama

Ada peristiwa menarik?
SMS www.tribun-timur.com di 081.625.2233
email: tribuntimurcom@yahoo.com

Hotline SMS untuk berlangganan koran Tribun
Timur, Makassar (edisi cetak) : 081.625.2266.
Telepon: 0411 (8115555)

(Alvian)

Dibaca 359 Kali
komentar
Name
Email
Alamat
Komentar
Security Code
© 2008 Kompas Gramedia. All rights reserved