Sadis Perampok Benamkan Anak Kecil Hingga Tewas
Laporan: Kompas.com
Kamis, 2 Juli 2009 | 22:47 WITA

SEMARANG, TRIBUN - Seorang anak perempuan, Ahuna Tri Lestari (12), yang tinggal bersama ibu angkatnya, Sumiyem (53) di Jalan Borobudur Utara Raya No. 57 Kelurahan Kalipancur, Kecamatan Semarang Barat, Kamis, sekitar pukul 16:30 WIB ditemukan tewas ditangan perampok.

Korban ditemukan pertama kali oleh kakak korban Tommi (20) dan temannya, Saryantono (21), di dalam bak mandi dengan posisi kepala di terbenam air dan ditindih barbel seberat 20 kilogram lebih serta hidung mengeluarkan darah segar.

Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, Sumiyem beberapa hari sebelum kejadian diketahui menjual sebidang tanah di sekitar rumah seharga Rp 125 juta. Diduga perampok telah dikenal keluarga Sumiyem dan atau mengetahui kondisi rumah.

Saat pulang kerja Tommi dan Saryantono melihat kondisi rumah dalam keadaan sepi serta tidak ada satu orang pun, tapi di sekitar rumahnya sudah banyak tetangga yang berkerumun.

Setelah masuk ke dalam rumah, Tommi semakin curiga karena melihat semua kamar dalam kondisi berantakan dan tidak melihat adiknya, Ahuna.

Karena curiga telah terjadi sesuatu pada diri adiknya, ia kemudian mencari di seluruh sudut rumah. Tanpa sengaja, saat melintas di kamar mandi, Saryantono melihat sepasang kaki Ahuna yang berada di dalam bak mandi.

Dia dan Tommi kemudian memeriksa ke dalam kamar mandi dan terkejut saat melihat sepasang kaki Ahuna. Tanpa berpikir panjang, mereka berusaha menarik tubuh korban dari dalam bak mandi. Tommi dan Saryantono langsung melarikan korban ke rumah sakit namun nyawanya tidak tertolong.

Jajaran Polres Semarang Barat dan Polwiltabes Semarang segera datang ke lokasi kejadian, melakukan penyelidikan serta proses identifikasi. Ibu angkat korban yang datang ke rumahnya terlihat histeris dan menangis, setelah mengetahui kejadian sebenarnya.

Kapolwiltabes Semarang, Kombes Pol. Edward Syah Pernong, Kasat Reskrim AKBP Roy Hardi Siahaan, dan Kapolres Semarang Barat, AKBP Sofyan Nugroho juga terlihat di lokasi kejadian.

Menurut keterangan beberapa warga, di dalam rumah Sumiyem ada empat anggota keluarga, yaitu Sumiyem, Ahuna Tri Lestari, kakak kandung Ahuna, dan anak angkat Sumiyem yang lain, Ferry.

Hingga berita ini dibuat, Ferry masih terus dimintai keterangan pihak kepolisian.(*)

Tribun Timur, Selalu yang Pertama

Ada peristiwa menarik?
SMS www.tribun-timur.com di 081.625.2233
email: tribuntimurcom@yahoo.com

Hotline SMS untuk berlangganan koran Tribun
Timur, Makassar (edisi cetak) : 081.625.2266.
Telepon: 0411 (8115555)

(Irham)

Dibaca 145 Kali
komentar
Name
Email
Alamat
Komentar
Security Code

© 2008 Kompas Gramedia. All rights reserved