Sabtu, 31 Juli 2010 | 09:11 WITA
BUKAN rahasia lagi, ajang turnamen Emirates Cup 2010 menjadi tes terakhir bagi para kontestas sebelum berlaga di liga lokal masing-masing. Celtic FC dan Olympique Lyon jelas sangat mengerti tentang arti penting kejuaraan dengan sistem setengah kompetisi ini.
Tak heran laga di Emirates Stadium, malam ini, memberi peluang bagi Celtic dan Lyon untuk melihat sampai seberapa jauh persiapan mereka musim ini.
Apalagi tidak banyak perubahan dari sisi personel tim. Soliditas dan kolektivitas menjadi bagian dari ujian keduanya.
Pelatih Celtic, Neil Lennon, menegaskan pertemuan dengan Lyon adalah ujian tersendiri bagi skuad yang sudah dipersiapkan menjadi tim juara.
Formasi menyerang pun sudah dipersiapkan termasuk kemungkinan memasang tiga striker sekaligus, Georgios Samaras, Marc Antoine Fortune, dan Shaun Maloney.
"Kami tak ingin setengah-setengah dalam menjalani laga ini. Lyon akan menampilkan tim terbaik, begitu pun dengan saya yang sudah menyiapkan materi saat ini untuk menjadi juara liga musim ini," tegas Lennon dikutip Herald Scotland, kemarin.
Para gelandang bertipikal menyerang pun sudah siap diadu. Inilah tes kemampuan terbaik bagi Efrain Juarez, Scott Brown, Marc Crosas, dan para deputi seperti Paul Slane, Daryl Murphy, Cillian Sheridan, Aiden McGeady, sampai Josh Tompson.
Mereka akan bertempur dengan kesolidan lini tengah Lyon yang sudah menjadi trade mark Pelatih Claude Puel. Di sana sudah menanti kolektivitas Jean Makoun, Aly Cissokho, Miralem Pjanic, Jeremy Toulalan, dan dukungan dari Michel Bastos juga Kim Kallstrom.
Di lini depan, meski di pasang sendirian, siapa pun dari Lisandro Lopez maupun Bafetembi Gomis sudah siap menghajar jala The Bhoys --julukan Celtic.
"Skuad ini memang kami persiapkan untuk menjadi juara liga tahun ini. Kami akan bermain seimbang, karena itu berguna untuk kepercayaan diri, baik personel maupun tim," tegas Puel.
Tim elite Perancis ini sangat serius menyiapkan diri tampil di Emirates Cup. Dua hari jelang laga, skuad Les Gones sudah beradaptasi dengan tanah Inggris.
Lyon melakoni laga uji coba melawan Nottingham Forest yang berhasil mereka menangi 3-1. Ini uji coba keduanya dalam sepekan terakhir setelah akhir pekan lalu kalah 1-2 dari tim Serie A Italia, Juventus.
Namun Lyon tak bisa diperkuat bek andalannya, Jean-Alain Boumsong. Ia mengikuti jejak bintang Lyon lainnya, Sidney Govou, bergabung bersama Panathinaikos (Yunani). Saat ini Boumsong sedang menyelesaikan proses transfernya.(Tribunnews/bud)
Konsentrasi The Bhoys Terbagi
Celtic FC bertekad meraih hasil apik di turnamen Emirates Cup. Namun sayangnya, konsentrasi mereka harus terbagi.
Selain menghadapi Emirates Cup, Celtic juga harus memikirkan laga leg kedua babak III Liga Champions.
The Bhoys harus melakoni misi supersulit, harus menang lebih dari 3-0 atas klub Portugal, Braga, pada Rabu (4/8) nanti.
Kondisi ini tentunya menjadikan Manajer Celtic, Neil Lenon, dalam dilema. Di satu sisi ia ingin meraih hasil bagus melawan Lyon, tapi akan berisiko dengan kebugaran pemainnya saat melawan Braga.(Tribunnews/had)
=========
Shamrock 0-2 Juventus
Amauri Penuhi Janji
STRIKER berdarah Brasil, Amauri Carvalho, memenuhi janji. Ia memberi gol kemenangan pada Juventus dalam laga leg pertama kualifikasi babak ketiga Liga Europa musim 2010/2011.
Melawan tuan rumah Shamrock Rovers di Stadion Tallight, Dublin, Republik Irlandia, Jumat (30/7) dini hari, striker bertubuh jangkung memborong dua gol kemenangan Biaconeri. Hasil ini membuat La Vecchia Signora mengantongi modal besar untuk lolos dari babak ketiga Liga Europa. Pada leg kedua pekan depan, Juve hanya perlu menghindari kekalahan lebih sari satu gol untuk melaju ke fase berikutnya.
Gol-gol Amauri dicetak pada menit ketiga dan 75, dan mengantar sang striker untuk selangkah lebih maju menuju target minimal 20 gol bagi Juventus musim ini.
"Ini adalah kemenangan yang sangat penting. Tapi kami belum lolos 100 persen, masih ada 90 menit lagi untuk menentukan itu. Yang pasti, saya sangat senang saat kembali bisa mencetak gol. Saya bekerja sangat keras untuk melakukan itu," komentar Amauri dikutip www.juventus.com, kemarin.
Kegembiraan juga dirasakan pelatih anyar Juventus, Luigi Del Neri. Pelatih yang kembali menerapkan pola tradisional Juventus, 4-4-2, ini menyebut kualitas Amauri kembali muncul. Ia sudah percaya diri dan tak terganggu pikiran atas masalah pribadi.
"Saya yakin dia makin tajam, pola yang saya kembangkan dengan satu target man ternyata berhasil. Kemenangan ini sangat pantas kami terima karena anak-anak telah bekerja keras. Kini kami tinggal melampaui satu pertandingan lagi dengan kemenangan," ucap Del Neri.
Selain Amauri, jajaran pemain Bianconeri yang bermain nyaris sempurna adalah duo bek sentral, Giorgio Chiellini dan Leonardo Bonucci, yang merupakan pendatang baru.
"Mereka bermain luar biasa, secara fisik dan visi mereka sangat padu. Ini modal bagus untuk mengarungi Serie A, dan pertemuan kedua nanti di Modena pada 5 Agustus," imbuh Del Neri.
Sementara arsitek Shamrock Rovers, Michael O'Neill, mengakui, kualitas Juventus berada di atas anak buahnya. Modal semangat ternyata tidak bisa menutupi kualitas teknik yang ada pada skuad tuan rumah.
"Kami sudah bekerja keras, namun hasilnya Juventus memang lebih kuat dan beruntung. Beberapa peluang berhasil kami ciptakan, tapi tidak bisa maksimal. Kami membutuhkan keberuntungan untuk menang pada leg kedua nanti," kata O'Neill. (Tribunnews/bud)
Susunan Pemain
Shamrock Rovers: Mannus; Sives, Price, Murray, Stevens; Chambers (Kavanagh 77), Turner, Stewart, Rice (Dennehy 65), Bayly (Bradley 93); Twigg
Juventus: Storari; Motta, Bonucci, Chiellini, De Ceglie; Lanzafame (Martinez 51), Sissoko, Marchisio (Ekdal 89), Pepe; Diego (Del Piero 81), Amauri
Tribun Timur
Lebih Interaktif, Lebih Akrab
Redaksi: 081.625.2233 (SMS), tribuntimurcom@yahoo.com, Facebook Tribun Timur Berita Online Makassar, twitter.com/tribuntimur
Sirkulasi: 081.625.2266 (SMS)
Iklan: 0411 (8115555)
(
Muh Izzat Nuhung)